Surabaya

Selain perjalanan dinas ke tempat yang terlalu jauh, tujuan yang terlalu dekat juga membuat orang-orang di kantor pikir2. Sepertinya tujuan dinas ke pulau Jawa justru hitung-hitungannya rugi. Mungkin karena standar perjalannnya tidak menggunakan pesawat. Peraturan hanya membolehkan menggunakan kereta api untuk tujuan di pulau Jawa.

Tapi saya nekad saja.. Biar nombok asal badan masih elok. Saya pun memilih menggunakan pesawat menuju daerah tujuan kali ini, Pasuruan. Via Surabaya tentunya, karena di Pasuruan tidak ada bandara komersial. Hanya ada pangkalan udara militer milik TNI AU. Harga tiket pesawat yang semakin murah (hanya beda puluhan ribu dengan kereta eksekutif) menguatkan pilihan saya.

Penerbangan malam ke Surabaya saya menggunakan maskapai Lion-Wings penerbangan pukul 21.20. Saya masih ingat keluhan menggunakan Boeing 737-900 ER ke Balikpapan yang terlalu lama loading penumpang. Namun kali ini, pukul 21.00 para penumpang sudah diminta untuk boarding. Mungkin maksudnya supaya pas jam 21.20 udah siap take off. Perbaikan dari keluhan saya sebelumnya.

Night Flight
Continue reading “Surabaya”

Karya Anak Bangsa: Agil’s Coloring Book

Minggu lalu saya mengunduh Agil Coloring Book dari priyatna.org. Software mewarnai memang salah satu aplikasi favorit Abbas, anak saya. Sebelumnya, dia sudah terbiasa dengan Dora Coloring Book, Bob The Builder Coloring Book, Thomas Coloring Book dan coloring book yang terdapat dalam bundle software untuk anak-anak seperti Edugames, Elexmedia, Akal Interaktif, dan yang paling favorit adalah Jumpstart. Abbas sangat menyukai Agil Coloring Book. Dia mewarnai semua gambar yang ada satu per satu.

Fitur Agil Coloring Book yang membuatnya berbeda adalah dapat mengganti gambar yang akan diwarnai dan suara latar yang diinginkan. Kita dapat menambah gambar yang akan dijadikan pola dasar mewarnai dengan menempatkan file berekstensi wmf (Windows Meta File) di folder gambar. Kita juga dapat mengatur musik latar ketika aplikasi ini berjalan dengan menempatkan file midi ke folder suara. Bagi yang tidak ingin mendengarkan suara latar, kosongkan saja folder musik ini.

Satu kritik saya adalah tidak adanya menu untuk mengatur volume suara. Semua suara yang keluar dari aplikasi ini langsung menggunakan master volume yang diatur windows. Padahal saya punya kebiasaan untuk memaksimalkan master volume di Windows Taskbar. Saya hanya mengatur suara dari volume control yang terdapat dalam aplikasi. Dengan cara ini, saya bisa mengatur volume suara hanya dari aplikasi yang berjalan. Hal ini sangat berguna khususnya jika saya memainkan game yang cukup berat. Saya tidak perlu repot-repot kembali ke Windows Desktop hanya untuk mengatur suara. Cukup dari options yang disediakan oleh game atau aplikasi.

Nah, ketika saya menjalankan Agil Coloring Book, suara latar ternyata diset maksimal dan tidak tersedia fitur pengaturan volume suara. Jadilah saya terkaget-kaget dengan suara yang teramat kencang.

Mudah-mudahan di Agil’s Coloring Book versi selanjutnya, fitur ini dapat disediakan.

Terimakasih ya om Priyatna! Salam sukses selalu, dan selamat atas karya-karyanya. Kami menunggu karya Anda selanjutnya lho.

Pangkalan Bun Kota Manis

Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi satu-satunya daerah tujuan dinas yang saya mencapainya tanpa melalui ibukota Provinsi. Mari kita bandingkan dengan rute perjalanan lainnya: Untuk ke Pasir saya terbang ke Balikpapan dulu, ke Tanah Bumbu via Banjarmasin, dan ke Ketapang melalui Pontianak. Namun perjalanan ke Pangkalan Bun ini justru saya tempuh melalui rute Jakarta – Semarang – Pangkalan Bun.Dari Semarang, saya menggunakan Kalstar atau juga dikenal dengan nama Trigana. Ini merupakan pengalaman pertama saya menggunakan pesawat perintis. Benar saja, ada beberapa kejadian yang tidak biasa saya temui seperti di penerbangan komersial biasa.

Continue reading “Pangkalan Bun Kota Manis”

Tanah Bumbu yang Indah

Perjalanan dinas ke Tanah Bumbu adalah perjalanan pembuka saya ke Kalimantan tahun ini. Setelah ke Tanah Bumbu, saya dijadwalkan mengunjungi Pasir di Kaltim, Ketapang di Kalbar dan Pangkalan Bun di Kalteng. Perjalanan ini bisa jadi adalah perjalanan terunik. Sampai dengan hari H, contact person di tempat tujuan tidak dapat dihubungi. Tak disangka, beberapa hari sebelumnya, direktur RSUD Kab. Tanah Bumbu justru datang ke kantor saya. Akhirnya saya pun nunut (Jawa, mengikut) beliau pasrah bongkokan (Jawa, pasrah sepenuhnya) gimana caranya bisa sampai ke ujung tenggara pulau Kalimantan.

Tanah Bumbu

Continue reading “Tanah Bumbu yang Indah”