Konfirmasi Berita tentang SMP Gratis

Berita tentang sekolah gratis ini memang sudah lama beredar. Email tertua yang bisa saya temukan bertanggal 30 Agustus 2007. Setelah itu ada banyak lagi email yang sama saya terima dari berbagai milis yang saya ikuti.

Saya juga sudah lama ingin mengkonfirmasi berita itu. Maksudnya supaya orang-orang mendapat berita yang akurat dan juga tidak menyebarkan berita bohong. Nomor telepon selular Bu Ade yang disebut-sebut sebagai contact person program ini juga sudah lama ngendon di hape saya. Untungnya sudah ada beberapa orang yang lebih dulu melakukannya. Berikut kutipannya.

  1. Info Sekolah Gratis (salah satu dari banyak versi)
  2. Email mempertanyakan akurasi berita
  3. Another email mempertanyakan akurasi berita
  4. Email konfirmasi tapi masih kurang jelas
  5. Email konfirmasi lumayan jelas

1. Info Sekolah Gratis (salah satu dari banyak versi):

Jika tidak berkeberatan forward di milis2 di mana anda bergabung. Kalau kenal atau mengetahui ada anak miskin atau dari golongan kurang mampu, lulus SD (berijasah) tetapi tidak dapat meneruskan ke SMP, umur max 18 tahun, tinggal di Jakarta Selatan, dapat menghubungi Ibu Ade, Pancoran Timur VIII no. 4B Jakarta 12770 telp. 7990412 HP. 085691500258, Untuk selanjutnya akan disurvei. Jika tidak ada halangan tahun ini akan dibuka sekolah rakyat (SMP terbuka) gratis di Jakarta Selatan khusus untuk anak miskin dan dari golongan tidak mampu.

Kembali ke atas.

2. Email mempertanyakan akurasi berita:

Mellyana Frederika 28 Oktober 2007 18:32
Balas Ke: beasiswa@yahoogroups.com
Kepada: beasiswa@yahoogroups.com

Mba Sari,
Apakah sempat telepon Ibu Ade itu?
Saya menerima informasi sejenis via IM sekitar 4 bulan lalu, saya sempat coba semua nomer tapi tidak pernah berhasil nyambung. Saya sih jelas berharap ini bukan berita tidak benar, dan akan senang kalau bisa dapat konfirmasi lebih lanjut

Mellyana

Kembali ke atas.

3. Another email mempertanyakan akurasi berita:

Tri Laksmana wrote:

Soal sekolah rakyat (Ibu Ade, Jalan Pancoran Raya VIII dst…), postingnya sudah beredar paling tidak semenjak bulan Juli. Anehnya saya gak pernah terima forward-an dari siapapun yang mau memeriksa kebenaran berita ini. Kebiasaan orang (Indonesia?) untuk cenderung meneruskan berita ketimbang memastikannya dulu? Iseng2 nemu di bawah ini dari milis tetangga, mudah2an
berguna.

cheers,

-tri-

Kembali ke atas.

4. Email konfirmasi tapi masih kurang jelas:

dewa wahyu 30 Oktober 2007 01:05

Balas Ke: beasiswa@yahoogroups.com
Kepada: beasiswa@yahoogroups.com

Mbak Mellyana & lainnya,

memang benar sekolah itu ada, sy guru BK & wakil bu Ade di sekolah itu. jika ingin konfirmasi bisa menghubungi sy di 9303 2484, 0852 8140 8428 ato kantor sy 5288 0070

salam
~Wahyu~

Kembali ke atas.

5. Email konfirmasi lumayan jelas:

From: mediacare
Date: 15 Aug 2007 10:44
Subject: [mediacare] Tentang Sekolah Rakyat
To: mediacare@yahoogroups.com, forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com , mediajakarta <media-jakarta@yahoogroups.com>

Postingan tentang Sekolah Rakyat ini sudah berseliweran kemana-mana. Hampir tiap hari saya menerimanya, baik dari milis maupun via japri.

Untuk klarifikasi, tadi pagi saya hubungi Ibu Ade. Ia bilang sambutan dari masyarakat amat luar biasa, bahkan sempat mengagetkannya. SMS bertubi-tubi masuk ke nomor ponselnya. Bahkan ponselnya sempat hang. Telepon rumahnya
krangkringkrangkring dari pagi hingga malam. Ia juga jadi kerepotan melayani para penelepon yang bertanya ini itu.

Menurutnya, “Sekolah Rakyat” yang ia bikin bukanlah SMP Terbuka, tapi lebih tepat disebut TKBM (Tempat Kegiatan Belajar Mandiri). Memang, modul yangdipakai mirip modul SMP Terbuka.Berlokasi di kawasan Pancoran (Jaksel), menurut rencana sekolah tersebut akan memulai kegiatan belajar mengajar pada September mendatang (pas bulan
puasa).

Kini ia sudah berhasil menjaring 21 calon siswa, dan sudah disiapkan pula 14 tenaga mengajar yang semuanya volunteer. “Sebenarnya ada 28 anak yang berminat namun terkendala oleh tidak adanya ijazah SD, jadi tidak bisa kami bantu,” ujar Ibu Ade. Menurutnya, seragam sekolah disediakan gratis, namun tidak untuk tas dan sepatu. “Di sekolah kami boleh kok tidak pakai sepatu..”

salam semangat,

radityo

Kembali ke atas.
Dari saya:
Nah, semoga dengan adanya sedikit titik terang ini bisa membantu kita semua. Mari kita dukung program-program terobosan inisiatif dari masyarakat.

BTW, itu kalo gak bisa sekolah karena nggak punya ijazah SD, mungkin kita semua perlu belajar dari film Denias ya? Semangat menuntut ilmu jangan dibatasi dengan secarik kertas.