Cuti Bersama 2008 Pembawa Pusing

Tahun 2008 ini banyak banget cuti bersama. Saya pribadi kurang setuju dengan kebijakan cuti bersama ini. Cuti bersama melanggar hak pegawai! Mosok kita dipaksa untuk ambil cuti pada hari2 yang sudah ditetapkan? Padahal cuti adalah hak pegawai. Kenapa bisa dipaksa pelaksanaannya dengan aturan? Ya ya ya, bilang saja dianalogikan dengan gaji. Gaji juga hak pegawai, tapi pengaturannya justru sangat ketat. Ada gak sih PNS yang naik gaji 3 kali setahun kayak yang dijanjikan Tung Desem Waringin? Yang ada malah dipotong.

thumbnail

Anyway, mau tak mau, setuju tak setuju, saya dan para PNS lain memang harus taat pada Surat Keputusan Bersama 3 Menteri itu. Dan selain nggerundel dan menggerutu (euh, sama yak?), saya harus menyiapkan diri untuk menghadapi datangnya tanggal-tanggal merah muda itu. (Bukan merah beneran kan?).

Banyaknya long weekend memang harus diantisipasi sebaik mungkin. Kita harus pandai-pandai memilah, menggunakan dan memanfaatkan libur panjang itu agar:

  1. Tidak boros. Kalau setiap liburan kita jalan2, wah tekor! Apalagi buat keluarga kecil dengan dua anak yang selalu kelebihan energi disetiap tempat dan setiap saat.
  2. Mudik. Daripada menghabiskan waktu yang barokah di bulan Ramadhan, mendingan mudik di luar bulan puasa aja.
  3. Tidak melewatkan acara keluarga. Di lingkungan puak saya, melewatkan acara keluarga bisa mendatangkan bencana. Nikahan, sunatan, kematian, berangkat haji, dll. Tipikal keluarga Indonesia banget. Kami sih berusaha agar tetap bisa berpartisipasi di acara-acara pokok, dan berdalih untuk acara-acara yang lain. Kabur!
  4. Private program. Nah ini nih, acara pribadi keluarga. Berenang, naik kuda (kuda orang lain, mosok PNS punya istal?), jalan-jalan. Tentunya sambil tetap menjunjung tinggi asas playing is learning. Homeschooling wannabe gitu loh!
  5. Istirahat. Kebayang kan, kerjaan seminggu yang harusnya selesai 5 hari harus diselesaikan 4 hari saja. Pasti capek banget tuh, kerjaan kejar tayang melulu. Nah, pilih tanggal-tanggal yang tepat untuk istirahat.
  6. Day off is challenge. Kalo dilihat dari sudut pandang lain (pake otak kanan dong!), libur panjang bisa menjadi kesempatan juga lho. Kesempatan nyambi side job, kesempatan ketemu orang, berburu bahan, menulis, tahfiz Quran, menyelesaikan proyek penulisan hadits digital, ikutan atau bikin proyek Open Source, dll. Sudah saatnya merubah paradigma dari padat aktivitas menjadi produktivitas.
  7. Mengatur rencana perjalanan dinas. Nah paling enak memang ambil perjalanan dinas di pekan yang ada long weekendnya. Artinya, sepulang travelling at cost yang cuman 3 atau 4 hari itu, kita nggak harus masuk bersegera ketemu atasan.

Nah, akhirnya ini dia kalender yang dijanjikan. Kalender disederhanakan hanya menampilkan bulan dan minggu yang memiliki long weekend. Bintang merah menandakan hari libur nasional, dan bintang oranye menandakan cuti bersama. Kotak merah panjang menunjukkan panjangnya liburan.

Cocok buat desktop atau poster. Biar ingat terus. Hehehe..

Bisa diunduh dari DivShare.Com atau Photobucket.Com

  1. http://www.divshare.com/download/3398247-af9
  2. http://i235.photobucket.com/albums/ee147/uliansyah/download/kalendercutibersama2008.png

Mohon kritik dan saran. (Euh. kayaknya penahunan Hijriyah nya salah. Tunggu revisinya ya.)

  • gw ikut ngunduh yak..

    makasyi… 🙂

  • wah, kang beta ngeblog di jam kerja…
    awas.. ntar ada yang komplain :p

    hayoo.. yang kerja.. kerja…

  • @ry

    Alhamdulillah banyak cuti bersama tahun ini 😀

  • Numpang upload aja pung! Kerjaan awal tahun mah udah beres.. (halah pembenaran).

  • Usul saya, dikumulatifkan saja libur yang eceran itu menjadi grosiran. Bulan Juli libur satu bulan! 😀

  • Mendingan sih nggak pake cuti bersama. Bebas aja, yang mau masuk silahkan, yang mau libur ya ambil cuti. Tapi peraturan tentang cuti juga harus diubah. Nggak pake minimal 3 hari, satu hari juga bisa.

    Cuti bersama asal muasalnya kan karena banyak PNS yang bolos kalo libur kejepit. Represifnya harusnya pake pemotongan gaji atau tunjangan. Bukan malah mewajibkan hari kejepit.

    Pemerintah memang yang boten-boten aja nih..

  • tengkyu kang infonya