Minbar, Pengingat Waktu Sholat di Ubuntu

Penting!

Software pengingat waktu sholat bukanlah penunjuk waktu sholat sebenarnya, melainkan sebagai pengingat semata. Waktu-waktu sholat sudah ditetapkan dalam hadits

Pengguna Ubuntu tidak perlu berpindah ke Ubuntu Muslim Edition atau Sabily hanya untuk memiliki aplikasi pengingat waktu sholat. Pengingat waktu sholat yang berjalan untuk dan di atas Ubuntu sudah ada bermacam-macam. Mulai dari yang primitif seperti itools (hanya command line saja), namaz time (yang tidak memiliki suara adzan) [screenshot] sampai dengan Minbar yang simpel.

Saya memilih Minbar dengan alasan yang simpel, aplikasi sudah GUI dan bisa diinstall melalui apt-get, walaupun harus menambahkan repository sabily ke sources.list. Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Install Minbar
commandnya:

sudo add-apt-repository ppa:sabily.team/ppa && sudo apt-get -q update
sudo apt-get install minbar

Setelah terinstall, jalankan dengan mengklik Minbar dari command prompt atau shortcut yang tersedia. Karena saya menggunakan Ubuntu Netbook, saya klik logo Ubuntu, mengetikkan minbar di kotak search apps, kemudian klik pada icon Minbar yang muncul sebagai hasil search.

2. Masukkan kota lokasi kita berada.
Setelah Minbar terbuka, klik pada Preferences. Mulai dari sini ada dua cara yang bisa digunakan.

Pertama, cari Indonesia setelah mengklik Find City. Perhatikan! Pembuat Minbar menempatkan Indonesia ada di zona Australasia/Oceania, bukan Asia. Itu pun pilihannya hanya 4 kota, yaitu Jakarta, Biak, Medan dan Makassar. (Gak sopan nih yang buat aplikasi :P)

Cara kedua, kita cari garis lintang (Latitude) dan garis bujur (Longitude) kota kediaman kita. Bisa dibantu dengan halaman ini. Kalau mau lebih tepat lagi, gunakan aplikasi geocode di Google Maps.

Perlu diingat untuk lintang selatan dan bujur barat digunakan tanda minus. Masukkan dalam kotak Preference yang tersedia. Setelah itu, arah Qiblat dan jadwal sholat sudah dapat dinikmati.

3. Setting Metoda Perhitungan
Kita juga dapat memilih metode perhitungan waktu sholat di tab Advanced.

4. Memilih Suara Adzan
Minbar juga dapat disetting agar mengeluarkan suara adzan. File adzan harus dicari sendiri, minbar tidak menyediakan file bawaan.

5. Minimizing Minbar
Setelah Minbar dikonfigurasi dengan baik, saatnya untuk menanti aksinya ketika waku sholat telah tiba. Kita dapat meminimize Minbar, dan iconnya akan muncul di menu bar.

Untuk meng-cross check settingan, kita bisa membandingkan jadwal waktu sholat yang dihitung Minbar dengan jadwal sholat dari Islamic Finder.

Nah, mudah-mudahan aplikasi ini bisa membantu kita untuk menjalankan ibadah sholat dengan tepat waktu dan berjama’ah di masjid. Insya Allah, amiin.

  • Pingback: URL()

  • itu cuma bug atau mungkin salah input pake lgokia dong, jangan prasangka buruk. seneng banget sih nemuin kesalahan orang lain. cape deh sholat yuk?