Madinah Live Streaming

Alhamdulillah, setelah sebelumnya kita bisa menikmati live streaming ibadah haji 2011 dan live streaming dari kompleks Masjidil Haram, Makkah, berikut ini adalah link video live streaming dari Madinah. Dengan adanya posting ini, sudah 2 tempat dan 1 prosesi ibadah di tanah suci yang dapat kita tonton melalui internet. Dua tempat yang dapat dipantau secara online tersebut adalah Mekkah dan Madinah, sementara rangkaian prosesi ibadah yang tersiar secara online adalah ibadah Haji tahun 2011 yang lalu.

Video live streaming dari kompleks Masjid Nabawi, Madinah, dapat diakses melalui kanal youtube SaudiSunnahTv. Berikut ini tampilannya:

Dengan adanya live streaming ini, kita bisa mempelajari kondisi di Mekkah dan Madinah sebelum benar-benar menginjakkan kaki di sana. Itung-itung mengurangi shock culture ketika nanti dapat rejeki untuk umrah atau haji. Selain itu, praktik keagamaan di Saudi juga bisa diintip dari siaran ini.

Beberapa kali saya melihat pemandangan menarik dari live streaming ini. Misalnya,¬†di depan makam Nabi banyak peziarah yang diusir Askar. Kalau di Indonesia pasti sudah dicap Wahabi tuh ūüėÄ Sayangnya, saya belum pernah melihat siaran streaming ketika ada majelis ta’lim. Padahal konon di Masjid Nabawi kerap diselenggarakan taklim.

Selamat menikmati layanan live video streaming dari Madinah, kota Nabi.

Memandang Kabah Saat Ini Juga

Siaran live streaming ibadah haji 2011 oleh youtube.com rupanya menarik perhatian banyak orang. Sayangnya, layanan tersebut telah dihentikan seusai prosesi haji.

Sebagai pengobat rindu terhadap tanah suci dan baitullah, youtube.com menyediakan siaran Live Streaming dari Mekkah 24 jam. Melalui laman web tersebut, Anda dapat melihat Kabah saat ini juga. Ikuti saja user Mekkah Live di Youtube. Berikut ini tampilannya:

Channel Mekkah Live terhitung baru di youtube. Kanal ini baru dibuat pada 27 Juli 2011 lalu. Namun akses ke kanal video ini telah mencapai 1 juta hits, dengan pelanggan mencapai 22 ribu user. Layanan live streaming ini disediakan oleh Saudi TV.

Tips: Untuk menambah kenikmatan melihat tanah suci, Anda harus memahami apa saja yang tengah terjadi di sana. Menonton sholat jamaah lima waktu di Mekkah bisa dilakukan melalui laman web tersebut. Jadwal sholat di Mekkah dimunculkan dalam teks berlari (running teks) di layar. Anda tinggal menjadwalkan saat yang tepat untuk menonton ritual sholat berjamaah di depan Kabah. Ingat! Waktu Mekkah berbeda 4 jam lebih lambat dari WIB. Jika ingin melihat sholat Jumat atau sholat Dhuhur, Anda dapat menonton pada jam 4 sore WIB.

Siaran live streaming ini direlay juga oleh baitullah.com. Tapi saya merasakan adanya delay bila mengakses baitullah.com. Saya lebih suka membuka laman youtube-nya saja. Namun bagi Anda yang kesulitan membuka youtube (mungkin karena di-blok oleh jaringan kantor :p), link baitullah.com menjadi alternatif yang bisa memenuhi keinginan Anda melihat Kabah.

Berbeda dengan channel Haji Live, Mekkah Live berfokus pada siaran di kompleks Masjidil Haram saja. Siaran Haji Live meliput rangkaian kegiatan haji, yakni di beberapa titik lokasi seperti: Mekkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Sementara Mekkah Live hanya meliput kegiatan harian di Masjidil Haram, kota Mekkah.

Bagaimana untuk melihat kota-kota suci umat Islam lainnya? Nantikan di posting saya selanjutnya: Live Streaming dari Madinah dan Al-Aqsha. Insya Allah.

Murojaah ala Fahim Quran

Di sebuah gerai, kami (saya dan istri) melihat sebuah produk edukasi berupa CD dan buku. Judulnya adalah Fahim Quran. Kami tertarik dengan produk tersebut, tetapi tidak langsung membelinya. Saya mencoba mencari ulasannya di Internet. Namun sayangnya belum banyak review ataupun testimonial tentang Fahim Quran. Kebanyakan posting tentang Fahim Quran hanyalah mengcopy-paste spesifikasi produk, bukan sharing pengalaman atau pendapat tentangnya. Bahkan ada pula posting blog yang menyertakan brosur penjualan Fahim Quran :D. Padahal bukan informasi itu yang dicari oleh para calon pembeli. Tulisan saya ini mungkin menjadi salah satu review Fahim Quran yang pertama.

Banyaknya produk edukasi dan sedikitnya panduan belanja produk edukasi sebenarnya membawa satu ide di kepala, yaitu membuat blog panduan belanja produk edukasi. Blog tersebut dapat menyediakan polling/rating, kumpulan testimoni, ulasan produk, dsb. Kita akan bahas ide tersebut pada lain kesempatan.


Buku dan CD Fahim Quran

Setelah membeli dan membaca buku panduan Fahim Quran, serta tak lupa menonton VCD Fahim Quran, saya salut dengan usaha yang ditempuh oleh penyusun metode ini. Ia tentunya memiliki perhatian khusus terhadap pendidikan anak yang Islami dan Qurani. Ia telah berusaha agar menghafal Alquran dapat dijalani anak dengan gembira. Siapakah dia?

Sobari Sutarip adalah lulusan Al-Azhar Kairo yang mengembangkan metode Fahim Quran ini. Beliau menyatakan sempat ber-talaqi Alquran kepada syaikh di Al-Azhar. Talaqi adalah metode klasik dalam menghafal dan memperbaiki bacaan Alquran. Dalam metode ini, seorang guru yang sudah diakui keabsahan hafalan dan bacaannya, akan memeriksa hafalan dan bacaan anak didiknya. Jika lulus, guru akan memberikan sanad bacaan Alquran kepada murid. Sanad tersebut bersambung hingga Nabi Muhammad shalallahu alayhi wa salam. Dengan demikian, si pemegang sanad telah mempelajari bacaan Alquran dari sumbernya, yaitu Nabi Muhammad shalallahu alayhi wa salam.

Setelah lulus dari Al-Azhar, Sobari Sutarip kemudian pulang ke Indonesia dan menyusun konsep hafalan Quran bagi anak-anak. Metode inilah yang kemudian dikenal dengan metode Fahim Quran. Menurut buku dan VCDnya, Fahim Quran adalah kepanjangan dari Fast, Active, Happy and Integrated in Memorizing Al Quran. Metode ini diklaim dapat menyukseskan hafalan anak sampai dengan 18 juz ketika anak lulus SD.

Kelebihan Fahim Quran yang saya lihat adalah ia memperhatikan teori tumbuh kembang anak dan kemudian menggunakannya sebagai dasar pengembangan metode Fahim Quran. Saya setuju dengan ustadz Sobari, bahwa anak-anak memiliki dunia yang berbeda dengan dunia orang dewasa. Fahim Quran mencoba masuk ke dunia tersebut.

Meskipun demikian, Fahim Quran bukanlah metode menghafal Alquran yang lengkap/komprehensif, seperti metode menghafal yang diajarkan di Pakistan atau Saudi. Contoh konkritnya, Fahim Quran tidak mengajarkan tahsin (makhraj, mad/panjang-pendek bacaan, dll) dan qiraat. Fahim Quran berfokus pada cara atau bentuk murojaah yang dapat diterima oleh anak-anak.

Saya belum pernah mengikuti pelatihannya, namun dugaan saya isinya didominasi dengan pemberian motivasi menghafal Alquran bagi anak dan orangtua atau guru.

Kritik saya terhadap Fahim Quran adalah dalam penyusunan skenario film yang termuat dalam VCD. Dalam film tersebut, saya melihat produk berhasil dari metoda Fahim Quran hanya satu anak saja, yaitu Uwais (umur 9 tahun) yang telah hafal 9 juz Alquran. Di sepanjang video, saya tidak melihat ada anak lain yang memiliki hafalan di luar juz 30. Hal ini dapat membuat menimbulkan pertanyaan di benak penonton, apakah metode ini dapat digeneralisir ke anak lain atau hanya cocok untuk Uwais saja? Selain itu, penonton juga tidak tahu apakah metode Fahim Quran adalah satu-satunya yang diterapkan pada Uwais, atau dia mendapat pengajaran Quran metode lain (mungkin metode talaqi klasik). Sehingga, penonton juga ragu apakah kemampuan Uwais menghafal Quran adalah benar-benar hasil dari dampak langsung metode Fahim Quran.

Kritik ini datang dari pengalaman terdahulu ketika membahas fenomena Doktor Quran Cilik di Iran, yang mana hanya dia sendiri yang berhasil menghafal Quran dan maknanya di usia muda. Saudara-sadara kandungnya yang hidup dalam satu rumah dan diasuh oleh ayah-ibu yang sama, tidak ada satu pun yang mendekati kemampuan sang Doktor Cilik. Hal ini membuat sebagian orang (termasuk ayah dan ibu mereka sebagaimana dituliskan dalam buku tsb), menyimpulkan bahwa yang luar biasa adalah anaknya, bukan semata-mata metodenya. Saya harap Fahim Quran tidak demikian.

Fahim Quran dibangun atas teori-teori pendidikan terkini seperti Multiple Intelligence, dll. Namun sayangnya, Fahim Quran tidak memberikan konsep atau gagasan mengenai cara mengembangkan kecerdasan Qurani. Alih-alih demikian, Fahim Quran hanya memberikan model-model kegiatan murojaah Quran, seperti Zip-Zap, dll. Ada sekitar 20 bentuk kegiatan murojaah yang dicontohkan dalam buku ini. Dengan demikian, Fahim Quran menawarkan metode murojaah Alquran yang dibangun atas 8 kecerdasan Multiple Intelligence, dan tidak menawarkan satu konsep kecerdasan baru.

Krtik kedua adalah dalam VCD Fahim Quran, pemirsa dijanjikan untuk bisa mendapatkan panduan kegiatan dari situs www.fahimquran.com. Sayangnya saat saya membuka alamat web tersebut, yang ada hanyalah info pelatihan FQ saja. Saya belum menemukan update kegiatan seperti yang dijanjikan dalam VCD.

Berdasarkan informasi yang hanya saya terima secara terbatas, maka kesan saya terhadap Fahim Quran terangkum sebagai berikut. Secara keseluruhan, penilaian saya terhadap metode ini adalah cukup baik. Fahim Quran mungkin dapat menjadi solusi bagi anak-anak bertipe ceria dan tidak dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang cenderung serius. Namun, metode ini juga tidak komprehensif, ia hanya menitikberatkan pada murojaah yang dilakukan dengan ceria saja. Metode ini tidak mencakup materi dasar menghafal Alquran seperti tahsin dan qiraat.

Untuk dapat menjawab semua kritikan, kita menantikan cerita sukses dari Fahim Quran. Mudah-mudahan para pengelola Fahim Quran diberi kemudahan dari Allah untuk membuat anak-anak didik menghafal Alquran, dan tidak terjebak pada kemasan menjual pelatihan saja.

Pasar Tenaga Kerja PNS

Seorang sepupu sedang bersiap-siap pindah kerja untuk ketiga kalinya. Setiap kali ia pindah perusahaan, hampir dipastikan ada keuntungan finansial dalam penawaran pindah tersebut. Gaji bertambah, jabatan pun terdongkrak. Dalam bidang industri yang digelutinya, yaitu perminyakan, pasar tenaga kerja memang hampir terbentuk sempurna. Mudah baginya untuk memilih tempat kerja yang memberikan penawaran lebih menguntungkan.

Seorang sepupu lain lebih gila lagi. Ia memang membangun karirnya dengan jurus kutu loncat. Sejak lulus Sarjana Pertanian kira-kira 20 tahun yang lalu, ia memulai karirnya sebagai asisten perkebunan. Beberapa tahun kemudian, ia pindah ke perusahaan perkebunan lainnya sebagai manajer kebun. Dalam hitungan belasan tahun karirnya, ia melakukannya beberapa kali lagi sampai saat ini mencapai posisi Vice Director.

Seorang kawan juga bertipe kutu loncat. Sebagai lulusan D1 Teknologi Informasi, ia sadar sangat sulit bersaing dengan lulusan S1 TIK. Karena itu ia tidak mengharap jabatan. Yang dikejarnya cukuplah kenaikan gaji. Terkadang ada penawaran pindah kerja dengan imbal dua kali gaji atau lebih.

Ketiga contoh di atas adalah contoh ketersediaan pasar tenaga kerja untuk industri tertentu. Keuntungan dari adanya pasar ini adalah selalu terciptanya harga equilibrium di antara persilangan penawaran dan permintaan tenaga kerja. Karyawan sebagai pihak yang memberikan penawaran diuntungkan dengan adanya taksiran harga yang sesuai dengan tingkat keahlian yang diberikan. Sementara kumpeni sebagai pihak yang melakukan permintaan, diuntungkan dengan adanya kisaran standar harga tenaga kerja.

Harga Equilibrium dalam Pasar Tenaga Kerja
Harga Equilibrium dalam Pasar Tenaga Kerja

Sayangnya, pasar tersebut tidak tersedia bagi PNS seperti saya. Pengaturan harga tenaga kerja PNS (baca: gaji dan tunjangan) sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Termasuk pula besaran honor yang diatur di Standar Biaya Umum. Sangat kecil ruang yang tersedia untuk membentuk pasar tenaga kerja bagi PNS. Ketika Anda (yang PNS) mendapat “rejeki” mutasi, umumnya gaji dan tunjangan tidak berubah.

Dalam konteks pasar tenaga kerja PNS, hanya beberapa kejadian yang dapat memengaruhi harga tenaga Anda. Yang pertama adalah promosi. Dengan mendapat promosi ke tingkat jabatan yang lebih tinggi, maka harga tenaga Anda juga meningkat. Tetapi jika dilihat dari harga jabatannya maka sebenarnya sama saja (eselon IV di unit ini dan unit itu umumnya memiliki harga yang sama). Bisa juga Anda pindah ke unit yang grade remunerasi-nya lebih tinggi. Dengan demikian harga tenaga Anda juga akan disesuaikan dengan grade di unit yang baru. Kondisi ini mungkin lebih mencerminkan harga tenaga Anda karena telah memiliki unsur permintaan dan penawaran.

Adapula jurus yang lain, yaitu mengubah status struktural menjadi fungsional atau sebaliknya. Sudah umum ditemui, jika kondisi sedang menguntungkan menjadi struktural maka seseorang cenderung meninggalkan posisi fungsionalnya menjadi struktural. Misalnya: dengan jalur fungsional, seseorang dapat lebih cepat mencapai golongan III/c. Setelah mencapai golongan tersebut, ia dapat menyeberang ke struktural dan menjadi pejabat eselon IV. Jabatan eselon IV memang mensyaratkan golongan minimal adalah III/c. Sebaliknya, seseorang dengan jabatan yang sepertinya sudah mentok di eselon III, ia dapat bersalin rupa menjadi fungsional agar golongannya dapat terus naik. Perpindahan antarstatus ini juga termasuk proses membentuk harga tenaga kerja PNS karena melibatkan unsur permintaan dan penawaran.

Penyesuaian gaji berkala dan kenaikan gaji 15% per tahun tidak saya masukkan dalam hitungan harga pasar karena tidak ada unsur permintaan dan penawaran. Jadi kedua hal tersebut saya anggap tidak membentuk pasar tenaga kerja PNS.

Sempitnya pasar tenaga kerja bagi PNS memang memberikan satu karakteristik yang berbeda dari pasar tenaga kerja swasta. PNS cenderung dihargai hanya dari atribut formal yang dikenakannya, alih-alih dari potensi yang dimilikinya. Secara agregat, hal ini merugikan organisasi yang memperkerjakan PNS, karena SDM tidak diberdayakan secara optimal. Ada inefisiensi antara input potensi dan output kinerja organisasi. SDM yang dikelola secara formal juga memiliki kerugian psikologis. Motivasi PNS potensial dapat menurun karena merasa tidak dihargai. Ujung-ujungnya, makin banyak PNS apatis yang hanya menjadi free rider. Sikapnya terbentuk atas dasar premis, “Apa untungnya buat saya?”. Salah siapa kalau sudah jadi begini?

Solusi sementara yang bisa saya usulkan bagi Anda, PNS berpotensi tinggi, hanyalah: carilah penyaluran di tempat lain. Potensi terpendam Anda bisa disalurkan melalui kegiatan-kegiatan sosial, bisnis sampingan, klub hobi, pembina ekskul di almamater Anda, dll. Simpan dan asah potensi Anda sampai pasar tenaga kerja PNS sudah cukup ideal.

Bagaimana kalau tidak pernah ada pasar ideal bagi PNS? Hehehe.. Mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk terjun ke pasar tenaga kerja yang sempurna saja.

PS: Ingat, lawannya promosi adalah demosi. Lawannya mutasi normal adalah mutasi usiran (ke kantor yang nggak enak tentunya). Hukuman disiplin dapat menurunkan penghasilan Anda. Begitu pula hukuman sosial :p

Yes, No, Cancel

KAPAN YA BISA BERARTI TIDAK

Sedari kecil, saya dibesarkan dengan lingkungan tipikal Jawa. Salah satu kebiasaan (buruk) yang tertancap dalam diri saya adalah berkata Ya walaupun yang dimaksud adalah Tidak. Saya kerap diprotes karena kebiasaan itu. Salah satu pemrotes terbesar adalah istri saya. Dia dibesarkan dalam lingkungan Sumatra yang benar-benar to the point. Ya berarti Ya, dan Tidak berarti Tidak.

Masyarakat Jawa mungkin merasa penolakan adalah hal yang tabu. Ini selaras dengan prinsip Jawa lainnya, yaitu nrimo. Nrimo berarti menerima semua yang didapat dalam hidup dengan penuh kerelaan (ridlo). Sebuah penolakan dalam hidup akan menurunkan martabat kejawaan seorang Jawa. Untuk menghindari penolakan inilah, masyarakat Jawa menjauhi kalimat-kalimat negatif. Salah satunya adalah kata Tidak. Karena itu, seringkali orang Jawa berkata Ya yang berarti Tidak.

Coba perhatikan jika Anda menerima tamu Jawa. Ketika Anda menawarinya makan atau minum, dia akan menjawab “Ya”, tapi suguhan tidak pernah disentuhnya.¬†Jika seorang tetangga Jawa lewat di depan rumah kita. Jika kita menawarinya untuk mampir di rumah kita, dia akan menjab “Ya”, tetapi kakinya tetap melangkah menjauh.

Kebayang nggak kalau hampir tiap hari ada pembicaraan seperti ini.

Istri: “Bang, mau nasi goreng nggak?”
Suami: “Iya” (sambil matanya tidak fokus entah ke mana)
Istri: “Dimasakin dulu ya..”
Setelah nasgor selesai dimasak:
Istri: “Ini bang nasi gorengnya.”
Suami: “Nggak laper, buat adek aja.”
Istri: grrrr……..

Seringkali, jika saya menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tidak sepenuhnya saya pahami, secara refleks kepala saya akan mengangguk dan mulut berkata “Ya”. Salah satunya yang terjadi siang tadi.

Supir Taxi: “Di bawah jembatan tol ()*@#*(@& (berisik gak kedengeran) ^&*^@* .. ya pak?”
Penumpang: “Iya.” (bukannya minta mengulang mengucapkannya/begging pardon).
Begitu supirnya belok ke arah tol, baru penumpangnya teriak-teriak..
Penumpang: “Lurus pak! Pak, lurus aja pak! Jangan belok!”
Supir Taxi: grrr……….

Kebiasaan Ya-Ya-Ya ini juga diperparah dengan ingatan saya yang pendek. Setelah mengucap Ya, otak saya langsung menghapus informasi yang ada di otak.

Boss: “Mas, tolong buatkan presentasi untuk rapat Senin pagi jam 9.”
Bawahan: “Ya pak.”
Senin pagi jam 8.30.
Boss: “Presentasi untuk rapat nanti mana?”
Bawahan: “Hah? Ada ya pak? Aduh Bapak kenapa ngasih tahunya mendadak sih? Kok nggak jauh-jauh hari..”
Boss: grrrr………

Ternyata, lingkungan sosial tidak seperti lingkungan komputer yang benar-benar eksak dalam menginterpretasikan input. Butuh seni dan rasa tersendiri menghadapi orang-orang seperti saya. Ya bisa berarti Ya jika diikuti pandangan mata yang tegas, anggukan kepala, atau bentuk lain penegasan non-verbal. Ya bisa berarti Tidak jika diikuti dengan pandangan mata menerawang, gumaman tak jelas, dll.

Bagaimana jika komputer mulai berperilaku seperti orang Jawa? Jendela dialog dengan pilihan Yes, No atau Cancel akan kehilangan fungsinya. Yes bisa berarti, “Saya tidak serius mengatakannya” (jadi jangan salahkan saya). No bisa berarti tidak untuk saat ini, tapi 10 menit lagi.

Apa yang akan Anda lakukan jika bertemu dengan orang seperti saya? Silahkan bagikan isi hati dan isi kepala Anda di kota komentar.