Versi PDF dari 3 Posting Terpopuler

Bismillah.

 

Setelah melihat data analitis blog ini, ada 3 tulisan saya yang cukup banyak diakses oleh para pembaca sekalian. Untuk itu, dalam rangka mempermudah Anda mengakses informasi tersebut, saya membuat versi PDF dari ketiga posting tersebut. Dengan demikian, Anda bisa menempatkannya di PC, Laptop, PDA ataupun Smartphone Anda, sehingga bisa langsung digunakan saat dibutuhkan.

Berikut ini tiga file PDF tersebut:

Cara Cetak Tiket Lion Air Secara Online

Panduan Mail Merge di Microsoft Excel 2007

Cara Mengakses Jurnal Berbayar dengan Gratis

 

Semoga Bermanfaat.

Bacaan: One World Schoolhouse

Bismillah.

Tulisan kali ini berasal dari semangat menulis yang datang kembali. Terakhir kali saya menulis tentang sebuah proyek nyata yang mempengaruhi dunia adalah tentang Grameen Bank, Bank Kaum Miskin. Kali ini saya akan menulis tentang buku One World Schoolhouse yang ditulis oleh Salman Khan, pendiri khanacademy.org.

Salman Khan: One World Schoolhouse

Rasa penasaran saya muncul ketika istri saya membeli buku One World Schoolhouse ini. Sebagai praktisi pendidikan (alias ibu rumah tangga), istri saya memang punya perhatian khusus terhadap pendidikan. Sedikit sekali praktisi pendidikan (entah guru, guru les, guru ngaji, kepala sekolah) yang mau menulis tentang pendidikan. Kalaupun ada, topiknya umumnya sama: kekecewaan terhadap sistem pendidikan yang ada. Sebut saja John Holt, Tetsuko Kuroyanagi, Ayah Edi, Andreas Harefa, dst. Ups maaf, sebagian dari yang saya sebut malah bukan praktisi, tetapi pengamat. Jadi sangat menarik buat saya, melihat kreator video pendidikan, menulis sebuah buku.

Saya pertama mendengar Khan Academy ketika media-media online ramai memberitakan bahwa Bill Gates menyanjung-nyanjungnya. Situs yang dikembangkannya, bernama khanacademy.org, menyediakan materi pembelajaran berbasis video yang membahas topik-topik pelajaran sekolah. Topik yang tersedia meliputi aljabar (dari pemula sampai mahir), trigonometri, bahkan kalkulus. Selain topik matematika, terdapat juga materi sejarah (sejarah Amerika dan Eropa tentu saja), dll. Perhatian dunia terhadap khanacademy dimulai sejak Bill Gates, pendiri Microsoft, menyatakan bahwa anaknya menggunakan dan menyukai khanacademy.

Oya, jangan kesasar ke halaman Wiki Salman Khan yang artis Bollywood ya, Salman Khan yang ini memiliki halaman wikipedia di sini: http://en.wikipedia.org/wiki/Salman_Khan_(educator).

Berikut ini beberapa gagasan menarik yang disampaikan dalam buku One World Schoolhouse tersebut:

  1. Pembelajaran yang Fleksibel. Salman Khan tidak menggunakan istilah ini di bukunya, istilah ini dari saya. Di beberapa bab, Salman Khan mengutarakan bahwa sistem pendidikan di dalam kelas akan menghambat pembelajaran seseorang. Siswa dipaksa untuk melanjutkan ke materi berikutnya padahal mungkin belum semua materi terkuasai. Ada juga masalah bias materi pembelajaran, kontradiksi antara buku teks dan pendapat guru, ujian dan PR, dll. KhanAcademy.Org dibangun dengan harapan dapat memperbaiki dan menyempurnakan hasil pembelajaran di kelas yang dirasa kurang manusiawi. Fitur andalannya adalah fleksibilitas.
  2. Fenomena Pembelajaran Keju Swiss. Sepanjang masa pendidikan kita di sekolah, apakah kita selalu mendapat nilai sempurna? Katakanlah seseorang selalu mendapat nilai 95 untuk semua tes. Berarti, siswa tersebut masih belum memahami 5% dari materi yang diajarkan. Dan jika hal ini berulang dari SD sampai Perguruan Tinggi, maka akan memperbesar risiko si siswa mendapatkan kesulitan di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Hal ini yang diyakini sebagai jawaban, kenapa anak yang nilainya sama di kelas yang lebih rendah ternyata mengalami kesulitan yang berbeda di kelas yang lebih tinggi. Karenanya, melalui khanacademy, bolong-bolong keju swiss pendidikan ini dapat ditambal.
  3. Flipping Classroom (Membalik Ruang Kelas). KhanAcademy.Org telah digunakan dengan membalik kelas: siswa di rumah diminta belajar mandiri dengan video dari KhanAcademy, lalu di kelas berdiskusi mengerjakan tugas-tugas yang tadinya PR. Mirip metode pembelajaran mandiri di Perguruan Tinggi, ketika kesempatan tatap muka dengan dosen digunakan untuk mengkonfirmasi pembelajaran mandiri yang dilakukan mahasiswa di rumah.

Menindaklanjuti rasa penasaran saya, saya membuka situs TED dan menemukan video presentasi Salman Khan. Presentasi di forum TED ini dilakukan pada Maret 2011. Uniknya, Bill Gates turut naik ke panggung dan melakukan sedikit wawancara di akhir penampilan Salman Khan di panggung.

Isi video ini sama persis dengan isi buku One World Schoolhouse. Salman Khan sama-sama menyajikan konsep: keju bolong2, flipped class, dll. Satu-satunya perbedaan adalah istilah yang digunakan Salman yaitu One Worl Classroom bukan Schoolhouse.

Bagi saya yang visual, menonton video Salman Khan tsb mendapatkan materi yang sama didapat dari buku One World Schoolhouse ini. Karenanya, saya sangat menyarankan Anda untuk menonton video ini. Bisa dengan streaming ataupun mengunduhnya ke PC atau smartphone Anda.  Caranya, dari situs ted.com, Anda bisa mendownload video Salman Khan ini lengkap dengan subtitle-nya. Setelah klik play, akan muncul link download di sebelah kanan video yang sedang diputar.

Gagasan yang lebih mengenai disampaikan melalui video daripada bukunya, menurut saya, justru terletak pada konsep One World Schoolhouse itu sendiri. Contoh yang disampaikan di video lebih mengena: yaitu jika anak Anda (ini maksudnya untuk audiens TED yang orang amrik) bertutor dengan anak dari Calcutta maupun sebaliknya. Dengan KhanAcademy.Org, siswa yang sedang mempelajari suatu materi akan menjadi One World Schoolhouse sendiri. Sebuah ruang sekolah yang tercipta di dunia maya.

PENUTUP

Buku ini sangat menarik dan sarat dengan perpaduan kisah perjuangan KhanAcademy.Org dan penyampaian gagasan-gagasan seputar pendidikan. Dengan metode tersebut, pembaca dapat terhindari dari rasa bosan dalam membaca. Buku ini cocok dibaca bagi para pembelajar, pendidik, perintis startup, aktivis sosial dan pendidikan, para orangtua, serta juga tak lupa pengguna internet biasa seperti saya.

Selamat tersinpirasi!

Bacaan: Allah itu Dekat

Bismillah.

Sudah lama sekali semenjak terakhir kali saya meresensi menulis perasaan saya tentang sebuah karya berbentuk novel kisah nyata. Terakhir kali, saya menulis tentang novel berbasis kisah nyata: Hidden Side of A Sinden.

Kali ini, saya mendapat sebuah novel berjudul Allah itu Dekat. Pengarangnya adalah kakak kelas saya di STAN, pak Dedhi Suharto. Ketika saya menjadi mahasiswa di STAN, beliaulah presiden mahasiswa saat itu. Jadi, sedikit banyak saya telah merasakan kredibilitas beliau, meskipun tidak mengenal secara personal.

Novel Allah itu Dekat

 

Spoiler novel sudah dibeberkan sendiri oleh penulisnya di sebuah kultwit panjang.

Novel Allah itu Dekat berisi kisah tentang salah  seorang dari 9 orang doktor theologi yang masuk Islam dan kemudian diburu oleh otoritas yang sebelumnya menaunginya. Sounds thrilling right? Apalagi dengan klaim berdasarkan kisah nyata. Kalau penasaran, silahkan beli novelnya.. 😛

Isi novel sendiri tidak sepenuhnya bercerita tentang tokoh Hendra, seoang mualaf. Tetapi juga ada alur kisah hidup sang penulis sendiri, Dedhi Suharto. Kedua alur ini memiliki keterkaitan sebagai penguat keyakinan bahwa Allah itu Dekat. Dari sekian banyak kesulitan (dan kesenangan) hidup yang mereka berdua hadapi, maka keduanya merasakan bahwa Allah itu Dekat.

Novel Allah itu Dekat, diklaim oleh penulisnya sebagai novel berbasis kisah nyata. Namun, dalam sebuah kesempatan tanya jawab di bedah buku Allah itu Dekat, penulis juga tidak menjelaskan seberapa besar proporsi fiksi dalam novel ini. Ia hanya menjawab bahwa tokoh Hendra itu ada, sama seperti tokoh Aku juga ada. Demikian pula ketika ada pertanyaan tentang validitas pengakuan Hendra kepada penulis. Penulis menjawab bahwa ia akan menuliskan kisah ini baik jika memang kisah ini valid maupun tidak. Penulis, dengan kemampuannya sebagai seorang auditor, menyatakan bahwa ia telah membaca gesture Hendra ketika menceritakan kisah ini, dan penulis tidak menemukan indikasi kebohongan. Hendra menceritakan kisahnya kepada penulis dengan runtut dan jelas. Ia juga sering melontarkan beberapa istilah asing seputar karirnya sebagai misionaris (silakan temukan sendiri ya di dalam novelnya). Dari sisi ini, penulis secara implisit menyatakan bahwa kisah Hendra adalah valid. Namun, meskipun jika kisah ini tidak valid, maka penulis juga akan tetap menuliskannya dalam novel. Katanya, “Daripada saya berkhayal sendiri, belum tentu bisa menghasilkan kisah sebagus ini.”

Pada akhirnya, sama seperti yang diungkapkan seorang audiens di acara bedah buku, terimalah novel ini sebagai kisah fiksi. Dengan sikap seperti itu maka berkuranglah harapan kita akan validitas cerita ini. Singkatnya, nikmati saja! Dan tetap mengambil hikmah dari kisah yang dituturkan, sebagaimana kebiasaan orang bijak sejak dahulu.

 

KRITIK DAN APRESIASI

Kritik saya atas karya ini adalah: sebenarnya dari alur cerita ini mana yang menjadi fokus utama? Masa kecil dua tokoh kah? Masa-masa galau mereka berdua kah? Atau thriller session ketika ada scene kejar-kejaran? Bagi saya, novel yang bagus adalah novel yang mampu menyentuh level terdalam dari emosi manusia. Novel yang mampu menimbulkan gejolak kejiwaan, memancing emosi jiwa untuk keluar, baik dengan rasa sedih, gembira, penasaran, kecewa, maupun bentuk emosi lainnya. Sebagai contoh, dalam scene kejar-kejaran di Da Vinci Code, ada emosi yang dimainkan di sana, yaitu: kenapa sang tokoh dikejar-kejar? Si tokohnya sendiri waktu itu tidak tahu alasan kenapa ia diburu dan diinginkan nyawanya sedemikian rupa. Sehingga alur novel menjadi menarik. Contoh lain adalah scene perjuangan di Trilogi Pulau Buru, di dalamnya ada campur aduk emosi: perjuangan yang terus menemui tembok besar, kehilangan orang yang dicintai, dan pengorbanan.

Ini perlu digali lagi, apalagi jika melihat kuantitas dan kualitas kisah itu sendiri: 9 orang doktor theologi masuk Islam bersama-sama.

Hal ini yang belum saya temukan di novel mas Dedhi ini. Bagi saya, kisah mualaf tentunya memiliki titik berat pada kontemplasi kenapa seseorang bisa mendapat hidayah. Bagi saya, fase ini justru disajikan dengan sangat singkat. Hanya diwakili oleh sebuah kalimat,  “Ya, kita keluar saja dan masuk Islam”. Pengalaman mendapat hidayah Islam bagi seorang mualaf adalah tonggak sejarah besar dalam kisah hidup seseorang. Sebuah titik balik agung. Sebuah hadiah cinta dari Sang Khalik. Sebuah sentuhan jiwa yang membuat mata hati menjadi terbuka. Ini perlu digali lagi, apalagi jika melihat kuantitas dan kualitas kisah itu sendiri: 9 orang doktor theologi masuk Islam bersama-sama. Tentu pada masa perenungan tersebut ada perasaan mendera-dera. Ada debat. Ada shock ketika membaca informasi dari manuskrip keagaaman kuno. Ada Aha Moment. Ada pencerahan, mungkin oleh satu atau beberapa dari 9 orang tersebut. Ada induksi pemahaman dari yang sudah tercerahkan kepada yang lain. Fase ini jika diungkap dengan ciamik, tentu sangat manis dan akan memberikan kesan yang mendalam kepada para pembacanya.

Saya setuju dengan pak Dedhi ketika menganalogikan kisah mereka sebagai Ashabul Kahfi jaman ini. Ya, ini adalah kisah yang berulang, kisah orang yang diburu karena keimanannya. Kisah seperti ini akan terus terjadi. Panggilan jiwa yang lurus untuk menyambut seruan kesucian. Jiwa-jiwa yang terpanggil itu tentu bisa tumbuh di lingkungan yang sama sekali tidak diduga.

Novel ini pernah diulas di beberapa blog seperti: PKS Piyungan dan SeputarKampus.Com. Sayang sekali jika Novel ini tidak masuk ke dalam scene novel di tanah air, khususnya di kalangan muslimin penggemar buku.

 

QUIZ NOVEL ALLAH ITU DEKAT

Di bagian akhir novel terdapat sebuah pesan rahasia. Untuk memecahkannya, saya teringat dengan metode Sherlock Holmes ketika memecahkan kode rahasia Orang Menari. Asumsi yang digunakan adalah: dalam setiap kata, huruf yang sering berulang adalah huruf vokal. Nah, selanjutnya, kita memulai menebak kata yang mudah atau unik: kata apa dalam bahasa Indonesia yang terdiri dari 3 huruf? Sisanya… silakan di-decode sendiri yah… Selamat menjadi detektif!

Jawaban Quiz Novel Allah itu Dekat

Catatan Kajian: Kultum Shubuh Ustadz Hamzah Abbas

Catatan Kajian ini sebagai catatan untuk anak-anakku kelak. Silakan diambil manfaatnya juga untuk Anda.

Bismillah.

Berikut ini catatan kajian dari kultum shubuh ustadz Hamzah Abbas di masjid Raudhatul Jannah, Rawalumbu, hari Ahad 6 Juli 2014/8 Ramadhan 1435.

Hashtag #ramadhan di twitter
Ilustrasi: Penggunaan hastag #ramadhan di twitter

 

Pelajaran Puasa agar Menjadi Orang yang Bertakwa

Puasa seperti yang disebutkan dalam surat Al Baqoroh, akan membuat pelakunya menjadi orang yang bertakwa. Berikut ini beberapa pelajaran dalam ibadah puasa yang dapat membuat seseorang makin dekat dengan kondisi takwa.

1. Pelajaran Ikhlas

Puasa adalah bentuk ibadah yang tidak terlihat gerakannya dan tidak terdengar bacaannya seperti ibadah lain. Kita dapat melihat gerakan orang yang sholat, zakat, haji, umroh, jihad, dll. Kita juga bisa mendengar bacaan orang bersyahadat, membaca quran, bersholawat, dll. Namun kita tidak dapat melihat gerakan orang puasa, atau mendengar bacaan orang puasa. Dengan demikian, secara kasat mata kita tidak dapat membedakan orang yang sedang berpuasa dan tidak berpuasa.

Hal ini memberikan pelajaran keikhlasan bagi orang-orang yang berpuasa. Dan salah satu sifat orang bertakwa adalah ikhlas.

 

2.  Pelajaran Sabar

Dalam puasa, terkumpul 3 jenis kesabaran:

  1. Sabar dalam Ketaatan kepada Allah
  2. Sabar dalam Menjauhi Maksiat
  3. Sabar dalam menghadapi Taqdir Allah yang tidak mengenakkan bagi kita

Sabar dalam ketaatan kepada Allah. Berpuasa adalah bukti ketaatan kita kepada Allah. Puasa karena taat kepada Allah berkonsekuensi untuk bersabar dalam menjalankannya.

Sabar dalam menjauhi maksiat. Puasa membuat hal-hal yang halal dilakukan di siang hari di bulan lain seperti makan, minum dan lainnya, menjadi haram dilakukan di siang hari bulan Ramadhan. Jika hal-hal yang pada asalnya adalah halal ini dapat membatalkan puasa, maka tentu dalam bulan puasa kita lebih berusaha untuk menjauhi kemaksiatan yang memang sudah haram dilakukan di bulan apa pun.

Sabar dalam menghadapi Taqdir Allah yang tidak mengenakkan bagi kita. Berpuasa tentu akan membuat kita lapar dan haus. Sabar dalam menghadapi taqdir lapar dan haus ini adalah pelajaran kesabaran bagi orang yang berpuasa.

Hal ini memberikan pelajaran sabarbagi orang-orang yang berpuasa. Dan salah satu sifat orang bertakwa adalah sabar.

 

3. Pelajaran Muroqobatullah (Selalu Merasa Dalam Pengawasan Allah)

Puasa adalah salah satu ibadah dengan durasi terpanjang, dari fajar hingga maghrib. Dalam menjalankan ibadah puasa tersebut, ada banyak kesempatan untuk melanggar/membatalkan puasa tanpa diketahui oleh orang lain. Namun, orang yang berpuasa tetap menjaga puasanya karena selalu merasa dalam pengawasan Allah. Orang yang berpuasa merasakan pengawasan dari Allah dalam setiap detik ia berpuasa. Rasa diawasi ini akan membawa kita untuk selalu beramal sebaik-baiknya, sebagus-bagusnya setiap saat.

Hal ini memberikan pelajaran Muroqobatullah bagi orang-orang yang berpuasa. Dan salah satu sifat orang bertakwa adalah Muroqobatullah, selalu merasa diawasi Allah.

 

4. Pelajaran Kepedulian Sosial terhadap Kondisi Umat

Dengan berpuasa kita merasakan kesusahannya orang yang lapar. Seluruh umat Islam mengalami lapar yang dialami saudara-saudara mereka karena kemiskinan, perang, krisis, boikot. dll. Sepantasnya kita bersyukur kita dapat menikmati hidangan sahur dan berbuka dengan aman, dengan kemampuan untuk memilih makanan yang kita sukai, karena di belahan bumi lainnya banyak saudara-saudara kita yang bahkan untuk sahur dan berbuka mereka tidak menemukan apa pun untuk dimakan.

Tambahan dari pencatat

Tentunya dengan pelajaran kepedulian sosial ini akan mendorong orang yang berpuasa untuk membantu saudara-saudaranya yang sedang dalam kesulitan.

Hal ini memberikan pelajaran peduli umat. Dan salah satu sifat orang bertakwa adalah peduli kepada saudara-saudaranya sesama seakidah.

Penutup

Dari keempat pelajaran tersebut, semuanya adalah ciri-ciri bagi orang yang bertakwa.

Catatan Kajian: Ceramah Syaikh Musa Nasr dan Syaikh Ali Hasan Ali Al-Halaby di Masjid Al-Fattah Jatinegara

Catatan Kajian ini sebagai catatan untuk anak-anakku kelak.

Bismillah.

Berikut ini catatan kajian ketika saya mengikuti ceramah di Masjid Al-Fattah Jatinegara. Tabligh diadakan pada hari Rabu, 25 Juni 2014 tanggal. Waktu mulai bada Maghrib sampai Isya.

Sesi Syaikh Muhammad Musa Alu Nasr

Umat Islam diberi bulan Ramadhan Fasilitas memperbanyak ganjaran yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya. Pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup.

Beliau lalu membawakan hadits sbb:

Dari Abi Hurairah Ra, Rasulullah naik ke atas mimbar, kemudian beliau berkata : “Amin..amin. .amin..”. Kemudian ditanyakan (para sahabat), kepada beliau : “Wahai Rasulullah, saat Engkau naik ke atas mimbar, Engkau sampai mengatakan Amin (3x) (ada apakah gerangan?)” Kemudian Rasulullah memberikan keterangan sbb: “Jibril telah datang kepadaku dengan mengatakan : “Barang siapa yang telah datang kepadanya bulan Ramadhan(puasa) , kemudian dia tidak mendapatkan pengAMPUNan (pada bulan Ramadhan tersebut), maka ia dimasukkan kedalam api neraka, dan Allah jauh dari dirinya, maka katakanlah :Amin” Kemudian aku meng aminkannya. “Dan barang siapa yang mendapatkan orang tuanya (ketika keduanya masih hidup), atau salah satu diantara kedua orang tuanya masih hidup, sementara (dia mampu berbuat baik untuk kedua atau salah satu diantara keduanya), kemudian dia tak mau berbuat baik kepada keduanya, atau salah satu diantara keduanya (yang masih hidup tadi), kemudian mati, maka Allah akan memasukkannya kedalam api neraka, dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka aku katakan :Amin” “Dan barang siapa yang dimana namaku disebutkan (didepannya) , kemudian dia tak memberikan shalawat kepadaku, maka Allah akan memasukkannya kedalam api neraka dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka katakanlah (wahai Muhammad SAW) (amin), maka aku katakan “Amin” (H.R Ibnu Hibban didalam kitab shahihnya 3:188). Catatan: hadits ini ditakhrij, tidak disampaikan dengan lengkap oleh Syaikh.

Beliau juga menyampaikan bahwa salah satu ibadah yang ganjarannya sangat besar adalah umroh di bulan Ramadhan. (Catatan: baca Keutamaan Umroh di Bulan Ramadhan).

Sampai di sini selesai penyampaian syaikh, dan beliau memberikan waktunya kepada syaikh Ali untuk menyampaikan materi.

 

Sesi Syaikh Ali Hasan Al-Halaby

Syaikh Ali menyampaikan Hukum-Hukum Fiqhiyyah Ramadhan (Masa’il Fiqhiyyah fii Ramadhan)

Kenapa membahas fiqh? Karena hadits Nabi,  “Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan niscaya akan dipahamkan tentang masalah agama”.

1. Niat Puasa Ramadhan

Tidak ada puasa bagi yang tidak berniat. Cara Niat: cukup berniat 1 kali untuk sebulan. Jika puasa Ramadhan kita terselangi/terjeda oleh hari tidak puasa karena sakita atau safar, maka ketika akan melanjutkan puasa lagi harus berniat lagi. Nanti di sesi tanya jawab, syaikh ditanya ttg dalil puasa dengan 1 niat untuk sebulan penuh. Syaikh menjawab: pemahaman ulama seperti itu, yakni perintah puasa Ramadhan adalah untuk sebulan, maka niatnya pun sebulan. Beliau mencontohkan, sholat Dhuhur yang 4 rakat apakah niatnya di tiap rakaat atau niat untuk menjalankan sholat seluruhnya?

2. Puasa memiliki makna menahan diri dari maksiat

Puasa secara bahasa artinya menahan diru dari sesuatu. Sementara secara istilah agama, puasa adalah menahan diri dari makan, minum dan berhubungan sejak fajar hingga malam. Namun, puasa juga memiliki makna menahan diri dari maksiat. Jika tidak menahan diri dari maksiat, meskipun puasanya tidak batal namun pahala puasanya akan sia-sia.

Hadits: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.”

Termasuk maksiat yang mengurangi/menghilangkan pahala puasa adalah: ghibah, namimah dan maksiat secara umum.

Bahkan Ibnu Hazm berpendapat bahwa orang yang bermaksiat ketika puasa, batal puasanya. (nanti si sesi tanya jawab ada yg bertanya apakah orang yang berbohong batal puasanya)

 

3. Meninggalkan Perkataan Dusta

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903) Perkataan dusta  dalam hadits ini tidak terbatas pada sumpah palsu saja tetapi semua perkataan bohong.

Catatan tambahan

4. Puasa ketika safar maka mana yang lebih ringan apakah berbuka atau puasa, itulah yang dipilih.

Safar termasuk menggunakan pesawat, kapal laut, kereta dll. Semua termasuk kondisi safar.

Hadits “bukan termasuk kebaikan orang yang berpuasa ketika safar”, maka hadits ini terkait dengan kondisi. Jika melihat asbabul wurud hadits ini, adalah ketika seorang yang safar lalu ia berpuasa dan tidak kuat. Melihat kondisi orang tsb, nabi mengatakan “bukan termasuk kebaikan orang yang berpuasa ketika safar”. yakni ketika kondisinya tidak kuat/memudhorotkan.

Dikonfirmasi dengan hadits lain: “Sahabat safar bersama Nabi, ada yang puasa dan ada yang tidak puasa dan tidak saling menyalahkan.” Hal ini berarti dilihat kondisi musafir tersebut ketika safar. Jika ia kuat maka ia berpuasa, dan jika ia tidak kuat maka ia berbuka dan menggantinya di hari lain.

Materi tambahan:

5. Sahur dan Berbuka

Hadits “Kalau sudah terbenam, maka orang yang berpuasa harus sudah berbuka”.

 

Sesi Tanya Jawab

1. Apakah bohong membatalkan puasa?
Syaikh Musa menjelaskan, adapun pendapat Ibnu Hazm ttg batalnya puasa orang yang berbohong maka itu adalah pendapat pribadi beliau. Yang lebih tepat adalah dirinci sbb:
a. jika ia menghalalkan berbohong maka ia tidak hanya batal puasanya tapi juga batal islamnya (kafir) karena menghalalkan yang diharamkan Allah.
b. jika ia berbohong tetapi tidak sampai menghalalkan berbohong maka mengurangi pahala puasanya.

2. Dalil niat 1 kali dalam puasa Ramadhan
pemahaman ulama.

3. Bgmn puasa di tempatyang siangnya lebih panjang dari malamnya?
berpuasa mengikuti waktu setempat, bersama muslimin sepetmpat.
kondisi ini berbeda dengan hadits turunnya dajjal. maka waktu sholat yang diperkirakan tersebut berlaku ketika turunnya dajjal dan tidak dapat dikiaskan dengan kondisi siang yg lebih panjang dari malam.

4. Adakah puasa setengah hari bagi yang sakit?
Puasa setengah hari hanya ada untuk mengajari anak-anak puasa. (hadirin tertawa)

5. Memulai ramadhan menggunakan hisab atau rukyat?
Mengikuti pemerintah.

6. Menelan air wudhu ketika puasa
hadits istinsyar ketika berpuasa tidak terlalu dalam.

jika sudah maksimal mengeluarkan air dan memang tidak bisa seluruhnya keluar, maka tidak mengapa
jika sengaja, atau tidak berusaha secara maksimal agar ada yang tertinggal, maka batal.

7. Apakah wanita yang hamil atau menyusui wajib mengganti puasa?

Syaikh Ali menjawab: Ibnu Abbas menafsirkan QS Al Baqarah 184: وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةُ طَعَامُ مِسْكِينٍ yakni tentang mengganti ouasa dengan memberikan makanan bagi orang miskin, maka beliau menafsirkan bahwa laki-laki dan wanita yang tidak mampu berpuasa di bulan Ramadhan maka mengganti dengan memberi makan kepada orang miskin.

Syaikh menjelaskan bahwa jika wanita hamil yang khawatir puasanya berpengaruh pada bayinya maka tidak mengganti puasa tetapi cukup membayar fidyah. Demikian pula orang tua yang tidak tidak mampu lagi berpuasa, membayar fidyah.

Beliau membawakan atsar bahwa sahabat Anas bin Malik ketika sudah tua, beliau tidak mampu puasa dan mengganti dengan memberikan makanan kepada orang miskin.

Namun untuk wanita menyusui maka perlu dirinci kondisinya. Jika wanita menyusui tersebut kuat untuk berpuasa, lalu ia tidak berpuasa karena menyusui maka ia mengganti dan membayar fidyah. Jika wanita menyusui tersebut tidak kuat berpuasa maka hanya membayar fidyah dan tidak mengganti puasa.

Demikian catatan kajian ini, mohon maaf kalau banyak kesalahan dan kekurangan. Semoga bermanfaat.